Selasa, 25 November 2008

CLEAR YOUR CLUTTER WITH FENG SHUI


Data buku
Judul : CLEAR YOUR CLUTTER WITH FENG SHUI
Penulis : Karen Kingston
Tebal buku : 186 halaman
Penerbit : Elex Media Komputindo

Buat hidup anda lebih mudah dan sejahtera dengan cara :
 Benahi barang – barang yang tidak anda gunakan atau tidak anda cintai.
 Rapikan barang – barang yang tidak tertata rapi.
 Tata barang – barang yang menumpuk di ruang sempit.
 Tuntaskan semua persoalan yang belum terselesaikan.

Awalnya saya kurang tertarik dengan feng shui, bahkan cenderung tidak mempercayainya. Namun setelah tak sengaja menemukan buku ini saat Pameran Elex Media Komputindo di kampus, dan membaca bacaan di atas yang tertrera di covernya, saya merasa buku ini sesuai untuk mahasiswa yang jauh dari orang tua seperti saya. Karena saya merasa hidup kurang disiplin dan teratur tanpa pantauan dari orang tua. Dan ternyata, memang benar setelah membaca buku ini, dan mempraktekkannya tentunya, saya merasa hidup saya terasa lebih baik dari hari – hari kemarin. Sedikit banyak buku ini bisa membimbing saya untuk membenahi pola hidup saya dari clutter (ketidakberesan). Buku dengan cover hijau ini, memang bisa menyejukkan hati saat kita membacanya. IV bab dalam buku ini sudah cukup untuk kita memahaminya, dimulai dengan pemahaman feng shui, pemahaman ketidakberesan, lalu dilanjutkan drngan pendefinisian ketidakberesan dalam kehidupan kita (mulai dari zuna di lingkungan tempat tinggal, koleksi, tumpukan barang, serakan kertas, pengaruh orang lain dll) , setelah paham barukah kita diajak membersihkan ketidakberesan dengan berbagai cara yang telah dipaparkan. Menarik bukan? Dengan hamya satu buku kita bisa membersihkan ketidakberesan tubuh, mental, emosional, dan spiritual kita.. Walau bahasanya sangat baku (terjemahan), namun jika kita serius membacanya pasti bisa dipahami. Adakah yang lebih penting jika kita bisa membenahi pola hidup kidta dari ketidakberesan? Tentunya harus dibantu juga dengan niat yang gigih untuk sebuah perubahan. Tertarik? Miliki segera! Selamat membaca dan SEMANGAT!!!!!!!

TIPS PIJAT REFLEKSOLOGI WAJAH

Sering pusing kalo abis berada di depan komputer seharian???
Nah ini ada tips buat mencegah dan mengatasi masalah - masalah setelah melewati hari di depan komputer :

 Membuat Pikiran Lebih Jernih
Tekan titik di antara kedua alis. Ahli pengobatan Asia menamai titik ini “mata ketiga” karena meningkatkan kejernihan pikiran dan kebijaksanaan.

 Mengatasi dan Mencegah Sakit Kepala
Tekan Kedua Pelipis dengan kedua jari telunjuk.

 Meningkatkan Energi
Tekan titik tepat di bawah hidung, dalam lekuk diatas bibir dengan satu jari.

 Mengatasi Mata Lelah
Tekan kedua samping batang hidung dengan ibu jari dan jari telunjuk.

 Mengatasi Hidung Tersumbat.
Pijat titik di pipi persis di bagian luar kedua lubang hidung.

Gampang banget kan, bisa dilakuin langsung tanpa alat kan???
Selamat mencoba....

“RESENSI BUKU MENGIKAT MAKNA”



Judul Buku : Mengikat Makna
Pengarang : Hernowo
Tebal Buku : 244 halaman
Penerbit : Kaifa
Tahun Terbit : 2001

“Dalam makna yang sungguh-sungguh, sebenarnya orang yang membaca kepustakaan yang baik, telah hidup lebih dari orang-orang yang tak mau dan tak mampu membaca. Adalah tak benar bahwa kita hanya punya satu kehidupan yang kita jalani. Jika kita bisa membaca, kita bisa menjalani berapapun banyak dan jenis kwhidupan seperti yang kita inginkan.”

Bagi kebanyakan orang (termasuk saya) membaca adalah hal yang membosankan. Walaupun sebenarnya banyak yang dapat kita peroleh dari membaca. Apa yang menjadikan kita malas untuk membaca mungkin salah satunya adalah motivasi. Tapi dengan membaca buku “Mengikat Makna” karangan Hernowo, kita akan mengetahui arti sesungguhnya dari membaca dan memotivasi kita untuk lebih giat membaca.

Buku tersebut berisi kiat-kiat untuk membaca dan memahami bacaan. Bukan hanya itu, buku ini juga memaparkan kiat-kiat untuk menulis.Dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami, buku ini mengajak kita untuk labih mendalami dunia membaca dan menulis. Apalagi ditambah dengan ilustrasi dan kata bijak yang hampir ada disetiap halaman, menjadi nilai lebih dari buku ini dan membuatnya lebih mudah dibaca.

Jadi kesimpulannya buku ini dapat membawa kita lebih termotivasi untuk membaca dan menulis.

RESENSI ILMU KOMUNIKASI



Data buku
Judul : ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar
Penulis : Prof. Deddy Mulyana, M.A, Ph.D.
Tebal buku : 466 halaman
Penerbit : ROSDA
Harga : Rp. 84.000, 00

Apa yang rekan – rekan bayangkan jika harus berhadapan dengan buku dengan 466 halaman, terutama untuk yang tidak suka membaca? Pasti menyentuhnya saja malas, apalagi harus membacanya. Yah, tapi jangan mendadak pucat atau urung memiliki buku ini, karena dengan stempel “BEST SELLER” yang terpampang di cover depannya, sudah pasti anda tidak akan rugi untuk membaca bahkan memilikinya.
Saat membeli buku ini kurang lebih setahun yang lalu, buku ini sudah masuk cetakan ke-sembilan. Mau tau apa yang menjadi daya tarik buku ini, hingga laris di pasaran? Selain menjadi “buku wajib” bagi seluruh MAHASISWA komunikasi, buku ini banyak memiliki niai plus, saya yang baru pemula ini akan mencoba meresensinya.
Untuk permulaan, saya akan membahas tema buku ini, menurut saya temanya sangat menarik,karena merangkum peristiwa komunikasi dengan aspek fungsi, prinsip, model, konteks, kendala, dan penyelesaian masalah komunikasi dicampur dengan pengalaman lucu dan menarik penulis, anekdot, humor, dan lelucon tanpa mengurangi kualitas sebagai buku ilmiah. Buku yang saya miliki merupakan edisi revisi, bedanya dengan buku terdahulu adalah perbaikan kesalahan ejaan, penggantian data yang kadaluarsa dengan yang lebih up to date. Sehingga buku ini terkesan lebih “renyah” untuk dinikmati dengan bahasa yang populis. Jangan salah loh, rekan – rekan bisa tertawa tanpa henti membaca ilustrasi lintas budaya dan komunikasi verbal dan non verbal berbagai bangsa di dunia. Pokonya nikmatin aja deh. Jangan takut dengan bahasanya yang agak berat dan halamannya yang sangat tebal. Karena, kalau rekan – rekan sudah menguasai komunikasi secara dasar pasti gak akan bingung bacanya.
So, buat rekan – rekan yang ingin menguasai komunikasi dan terhindar dari kegagalan komunikasi, cepetan baca buku ini. Gak harus anak komunikasi loh yang boleh baca buku ini, buku ini juga cocok buat semua kalangan yang ingin memperdalam ilmu komunikasi. Selamat membaca dan SEMANGAT!!!!!!!

PUISI SOBAT



Hai sobat…
Apa kabarmu hari ini???
Hai sobat…
Apakah harimu indah saat ku disisi mu???
Hai sobat…
Bosankah kau mendengar keluh – kesah ku???
Hai sobat…
Sudahkah kau ingatkanku untuk lebih baik hari ini???
Hai sobat…
Sudahkah kau lupakan kesalahanku???
Hai sobat…
Suatu hari nanti kita kan berpisah…
Dan…
Sebelum saat itu tiba,,,
Aku ingin kalian tau…
Bahwa persahabatan ini tak kan pudar oleh waktu…
LUVLY BIG FAMILY....
Berjanjilah kita akan selalu bersama…
Sampai waktu itu benar – benar tiba memisahkan kita…

RESENSI BAHASA JURNALISTIK

Data buku
Judul : BAHASA JURNALISTIK Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis
Penulis : Drs. AA Haris Sumadiria M.Si
Tebal buku : 267 halaman
Penerbit : Simbiosa Rekatama Media ; 2006

Seminggu belakangan saya merasa bingung sekali, soalnya untuk tugas KOMUNIKASI PRAKTIS 3 yang diadakan di kampus tercinta saya, STIKOM Bandung, saya harus menbuat blog atau buku yang berisi resensi atau artikel menarik tentang menbaca.
Alih – alih gak mau ngeluarin budget banyak untuk ngebuat buku, yang gak mungkin juga cuma berisi 10 halaman (parah, hehehe….), akhirnya saya memutuskan untuk buat blog, dan hasilnya seperti yang ada di hadapan rekan – rekan ini. Untuk resensi pertama saya akan coba meresensi buku karangan Dosen Bahasa Jurnalistik saya yang terhormat, Pak Haris.
O ya, sebelum mulai saya mau cerita dulu asal muasal saya memiliki buku ini ; saya membeli buku ini pada awalnya hanya karena ingen mendapat nilai “A” di akhir semester (belinya langsung dari Pak Haros sih, dapet diskon & bisa dicicil lagi). Tapi setelah saya bawa pulang dan iseng saya baca, ternyata isinya sangat menarik dan sangat berguna untuk calon ahli komunikasi dan calon penulis sepertikita (hehehe ngarep). Saya bilang buku ini menarik karena di dalamnya berisi pemaparan kongkrit sebelum dan sesudak pembahasan materi, sehingga kita bisa langsung paham dan langsung merasa terlibat dalam contoh kasusnya. Selain itu, alur buku ini juga teratur, mengalir dengan lancar antara bab per bab. Masalah penggunaan bahasanya, menurut saya ringan dan mudah dipahami, Pak Haris yang merupakan ahli komunikasi dan sering mengisi kotbah maupun sebagai pembicara di seminar – seminar ini sangat pintar memilih penggunaan bahasa yang sesuai dengan sasaran buku ini, mahasiswa. Bagian yang sulit dicerna hanya terletak pada kutipan dari para ahli. Btw sekedar informasai untuk rekan – rekan, saya sudah melahap habis buku ini, walau perkuliahan baru memasuki bab IV. Bab favorit saya adalah bab VIII, dimana dalam bab tersebut membahas “Gaya Penulisan Jurnalistik”. Karena melalui bab ini, saya makin tergugah dan bersemangat menjadi seorang penulis dan saya mencoba untuk menemukan personality dan karakter tulisan saya.
Pada akhirnya, dengan berharap mendapat royalti dari Pak Haris, saya mengajak rekan – rekan yang berkeinginan menjadi penulis atau sudah terjun ke dunia tulis – menulis, untuk memiliki buku ini. Karena saya pastikan rekan – reikan semua tidak akan menyesal memilikinya. Pasti saja, di dalamnya berisi tips dan materi tentang menulis dalam berbagai media, serta trik untuk memilih penggunaan bahasa yang tepat dalam menulis. Selamat membaca dan SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!

Buku Sebagai "Makanan Ruhani"


Kiat Khusus: Buku Sebagai “Makanan Ruhani”
(Hernowo: “Mengikat Makna”)

Fungsi utama sebuah buku adalah menggerakan pikiran. Dapat diartikan secara luas seperti: pertama, sebuah buku baru akan berfungsi secara efektif menggerakan pikiran kita bila metode yang akan digunakan dalam membaca buku adalah membaca secara kritis atau melakukan secara amat ketat proses penghimpunan makna. Kedua: sebuah buku baru akan memberikan manfaat bila buku itu disusun dengan baik, memenuhi kaidah penalaran dan pendiksian. Ketiga: fungsi menggerakan pikiran sebuah buku akan sangat bermakna bila dirasakan oleh si pembaca buku. Dari ketiga hal inilah yang kemudian menumbuhkan semangat untuk melakukan perbaikan atau suatu inovasi.

Efektifitas pemunculan gagasan baru lewat pembacaan buku semakin menemukan bentuknya bila disertai dengan aktivitas penulisan. Menulis berarti “mengikat”. Aktivitas membaca buku akan amat efektif bila disertai menuliskan hal-hal penting yang tertera pada sebuah buku. Secara logis, sebuah buku dapat mengajak berpikir, dan kemudian menghadirkan berbagai makna. Secara analogi, tubuh manusia memiliki unsur-unsur yang dapat menyaring atau mencerna berbagai makanan lewat sistem pencernaan yang canggih. Demikian juga gagasan yang masuk ke dalam benak disaring dan dicerna oleh sebuah mekanisme pencernaan sebagaimana mekanisme yang terjadi di perut kita.

“Makanan ruhani” jelas yang bermanfaat akan mampu menumbuhkan potensi ruhani, sebagaimana melahap makanan jasmani untuk menumbuhkan potensi jasmani. Dalam fungsi sebuah buku, manusia dibentuk dari dua unsur dasar. Bersifat jasmaniah, hal-hal yang tampak. Dan bersifat ruhaniah, hal-hal yang tidak tampak.

Sejak dini atau masa anak-anak mulailah membiasakan memberi sebanyak-banyaknya asupan “makanan ruhani”. Dan salah satu “makanan ruhani” yang selayaknya disediakan secara melimpah adalah buku. Perlu untuk dirangsang dan kemudian ditumbuhkan sifat “rakus”-nya untuk melahap bacaan apa saja. Seperti mengikuti teori Mari Montessori ataupun Glenn Doman, bila keadaan memberi “pengetahuan” ini dibiasakan sejak kecil atau masih dini, maka efek ke depannya akan luar biasa.